Pemimpin Muda Ideal
PEMIMPIN
MUDA IDEAL
Oleh
: Lusi Murdianti
(sebagai salah satu persyaratan ikut kegiatan LKMM OLEH BEM Universitas TanjungPura tahun 2016)
(sebagai salah satu persyaratan ikut kegiatan LKMM OLEH BEM Universitas TanjungPura tahun 2016)

Dewasa
ini krisis kepemimpinan menjadi masalah bersama yang sulit terpecahkan bagi
bangsa indonesia. Bukan tanpa alasan, bangsa ini seolah kehilangan jati
dirinya. Mereka merindukan sosok pemimpin yang bisa membawa perubahan besar
untuk kedepannya, pemimpin berkarakter yang tidak semata-mata menginginkan
kekuasaan tapi sosok pemimpin yang terpanggil hatinya serta rela mengorbankan
jiwa raganya demi kepentingan bangsa ini. Miftha Thoha dalam bukunya Perilaku Organisasi
(1983:255) menyebutkan bahwa
“Pemimpin adalah seseorang yang memiliki
kemampuan memimpin, artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain
atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya”.
Fenomena yang sekarang terjadi adalah hilangnya kepercayaan
terhadap sosok pemimpin serta para pejabat karena kebijakan-kebijakan yang mereka ambil
terkadang tidak berpihak kepada rakyat. Memang tidak semua, tetapi fakta yang
terjadi sebagian besar seperti itu. Ditambah lagi kasus korupsi yang mereka
lakukan, kita bisa lihat indeks korupsi di Indonesia yang semakin menanjak
naik. Berdasarkan hasil catatan Transparacy Internasional Indonesia (TII)
Indeks Persepsi Korupsi (IPK), Indonesia pada 2009 dan 2010 mendapat skor 2,8;
pada 2011 dengan skor 3,0; pada 2012 dan 2013 dengan skor 3,2; serta pada 2014
IPK-nya meningkat menjadi 3,4.
Masa
Reformasi yang seharusnya membawa angin segar bagi perubahan bangsa ini malah
bumerang karena tidak sesuai dengan cita-cita awal. Bagaimana tidak, masing-masing
orang berlomba untuk menyuarakan kebebasannya, termasuk kebebasan pers yang
nantinya malah digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab yang bekerja untuk
kepentingan pribadi mereka. Praktek semacam
ini menjadi hal biasa dan sudah menjadi rahasia umum. Kasus korupsi yang
tak kunjung terselesaikan menambah daftar hitam rusaknya moral orang yang
diharapkan membawa perubahan tapi malah menjadi penghancur dalam diam. Kekuasaan
menjadi milik mereka yang memiliki uang, keadilan menjadi bahan mainan sehingga
yang miskin menjadi tersisihkan. Padahal, Bangsa ini baru saja menghembuskan
nafas lega setelah berjuang mengusir para penjajah.
Pemuda, sosok yang
diharapkan bisa membawa angin segar perubahan ditengah krisis ini sangat
ditunggu kontribusinya. Princeton
mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus Webstersnya sebagai “the
time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being
young or immature or inexperienced; the freshness and vitality characteristic
of a young person”. Dalam kaidah bahasa Qur’ani pemuda atau yang disebut
“asy-syabab”didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap, pemuda identik dengan
sebagai sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang
spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju serta memiliki moralitas.
Siapa yang tidak mengakui
kehebatannya, bahkan Soekarno dengan bangganya mengatakan “berikan aku sepuluh
pemuda, maka akan kuguncang dunia”. Artinya para pemuda memiliki posisi yang
sangat penting bagi bangsa ini karena di tangan pemudalah nasib bangsa ini
ditentukan.
Bangsa
Indonesia sangat berharap akan lahirnya sosok pemimpin muda ideal yang lahir
dari rahim bangsanya sendiri. Karakter pemimpin muda ideal menurut Dr. Roeslan
Abdulgani harus memiliki kelebihan dalam 3 hal dari orang-orang yang
dipimpinnya : “ pertama, Kelebihan dalam bidang ratio, artinya seseorang
pemimpin harus memiliki pengetahuan tentang tujuan dan asas organisasi yang
dipimpinnya. Memiliki pengetahuan tentang cara-cara untuk menjalankan
organisasi secara efisien. Dan dapat memberikan keyakinan kepada orang-orang
yang dipimpin ke arah berhasilnya tujuan. Kedua, kelebihan dalam bidang
rohaniah. artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat-sifat yang memancarkan
keluhuran budi, ketinggian moral, dan kesederhanaan watak. Ketiga,kelebihan
dalam bidang lahiriah/jasmaniah. artinya dengan kelebihan ketahanan jasmaniah
ini seorang pemimpin akan mampu memberikan contoh semangat dan prestasi kerja
sehari-hari yang baik kepada orang-orang yang dipimpin.
Menurut
Islam, karakter pemimpin muda ideal adalah pemimpin yang pemikiran, sikap dan
perilakunya Qur’ani dan rabbani serta
memiliki daya dorong dan daya juang yang tinggi untuk mewujudkan kebajikan.
Oleh karena itu, seorang pemimpin muda ideal yang berkarakter senantiasa
menempa dirinya untuk melakukan tindakan-tindakan nyata yang berdasarkan
prinsip-prinsip Islam. Sosok pemimpin nyata yang berkarakter ada dalam Islam dan ini bisa diteladani oleh
para pemuda sekarang. Kehebatannya telah diakui oleh seluruh dunia, beliau
adalah Nabi Muhammad SAW . Pemimpin dengan 4 karakter berikut :
Pertama, shiddiq artinya benar. Bukan
hanya perkataannya yang benar, tetapi perbuatannya juga benar. Sejalan dengan
ucapannya. Sangat berbeda dengan pemimpin
sekarang yang kebanyakan kata-katanya manis, namun perbuatannya tidak sejalan dengan apa yang keluar dari lisannya.
Kedua, Amanah artinya benar-benar bisa
dipercaya. Jika suatu urusan diserahkan kepadanya, maka pemimpin tersebut akan
melaksanakan dengan sebaik-baiknya serta menjalankan kepemimpinannya
berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pemimpin seperti ini sangat sulit ditemukan
pada era sekarang.
Ketiga, tabligh
artinya menyampaikan..
Pemimpin yang tabligh adalah pemimpin yang dalam melaksanakan tugas
kepemimpinannya dia bersedia menerima kritikan dari siapapun, berkomunikasi
dengan masyarakat serta dapat mengatasi permasalahan yang terjadi. Bukan
pemimpin yang ketika ada masalah hanya bisa saling menyalahkan dan saling
menyudutkan.
Keempat, fathanah
artinya cerdas. Pemimpin yang cerdas akan mampu menjalankan tugas-tugas kepemimpinan
secara baik dengan kapasitas intelektual yang dimiliki. Tidak hanya kecerdasan
intelektual tapi disertai dengan kecerdasan emosional, spiritual dan sosial.
Selain itu, pemimpin yang mengerti agama sehingga kecerdasan yang dimilikinya
menyangkut akal dan qalbunya.
Seperti
itulah gambaran pemimpin muda ideal harapan masyarakat yang sangat ditunggu
kehadiran dan kontribusinya untuk perbaikan masyarakat Indonesia saat ini .
Upaya untuk mencetak pemimpin muda ideal
yang berkarakter tersebut juga sudah dilakukan baik melalui kegiatan seminar
maupun pelatihan-pelatihan dengan tema kepemimpinan. Tapi itu bukanlah satu-satunya solusi, dukungan dari berbagai
pihak juga pembenahan aspek-aspek lain turut membantu pembentukan pemimpin muda
ideal yang berkarakter tersebut.
Oleh
karena itu, Sebagai pemuda sudah seharusnya mulai dari sekarang membiasakan
hidup sederhana, jujur, adil dan amanah dalam kehidupan sehari-hari untuk
membentuk karakter diri yang lebih baik
sehingga di masa depan akan muncul jiwa-jiwa pemimpin yang berkarakter pemimpin
ideal dan siap menjadi pemimpin muda ideal yang berkontribusi dan bekerja untuk
rakyat. Dengan demikian cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik
bisa segera tercapai.
DAFTAR PUSTAKA
http://agusnizami.com/2011/10/24/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/
