Senin, 29 Mei 2017



PEMIMPIN MUDA IDEAL
Oleh : Lusi Murdianti
(sebagai salah satu persyaratan ikut kegiatan LKMM OLEH BEM Universitas TanjungPura tahun  2016)

Hasil gambar untuk pemimpin muda+gambar
      Dewasa ini krisis kepemimpinan menjadi masalah bersama yang sulit terpecahkan bagi bangsa indonesia. Bukan tanpa alasan, bangsa ini seolah kehilangan jati dirinya. Mereka merindukan sosok pemimpin yang bisa membawa perubahan besar untuk kedepannya, pemimpin berkarakter yang tidak semata-mata menginginkan kekuasaan tapi sosok pemimpin yang terpanggil hatinya serta rela mengorbankan jiwa raganya demi kepentingan bangsa ini.  Miftha Thoha dalam bukunya Perilaku Organisasi (1983:255) menyebutkan bahwaPemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan memimpin, artinya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya”.

      Fenomena yang  sekarang terjadi adalah hilangnya kepercayaan terhadap sosok pemimpin serta para pejabat  karena kebijakan-kebijakan yang mereka ambil terkadang tidak berpihak kepada rakyat. Memang tidak semua, tetapi fakta yang terjadi sebagian besar seperti itu. Ditambah lagi kasus korupsi yang mereka lakukan, kita bisa lihat indeks korupsi di Indonesia yang semakin menanjak naik. Berdasarkan hasil catatan Transparacy Internasional Indonesia (TII) Indeks Persepsi Korupsi (IPK), Indonesia pada 2009 dan 2010 mendapat skor 2,8; pada 2011 dengan skor 3,0; pada 2012 dan 2013 dengan skor 3,2; serta pada 2014 IPK-nya meningkat menjadi 3,4.

      Masa Reformasi yang seharusnya membawa angin segar bagi perubahan bangsa ini malah bumerang karena tidak sesuai dengan cita-cita awal. Bagaimana tidak, masing-masing orang berlomba untuk menyuarakan kebebasannya, termasuk kebebasan pers yang nantinya malah digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab yang bekerja untuk kepentingan pribadi mereka. Praktek semacam  ini menjadi hal biasa dan sudah menjadi rahasia umum. Kasus korupsi yang tak kunjung terselesaikan menambah daftar hitam rusaknya moral orang yang diharapkan membawa perubahan tapi malah menjadi penghancur dalam diam. Kekuasaan menjadi milik mereka yang memiliki uang, keadilan menjadi bahan mainan sehingga yang miskin menjadi tersisihkan. Padahal, Bangsa ini baru saja menghembuskan nafas lega setelah berjuang mengusir para penjajah.
      Pemuda, sosok yang diharapkan bisa membawa angin segar perubahan ditengah krisis ini sangat ditunggu kontribusinya. Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being young or immature or inexperienced; the freshness and vitality characteristic of a young person”. Dalam kaidah bahasa Qur’ani pemuda atau yang disebut “asy-syabab”didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap, pemuda identik dengan sebagai sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju serta memiliki moralitas.  Siapa yang tidak mengakui kehebatannya, bahkan Soekarno dengan bangganya mengatakan “berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia”. Artinya para pemuda memiliki posisi yang sangat penting bagi bangsa ini karena di tangan pemudalah nasib bangsa ini ditentukan. 
Hasil gambar untuk pemimpin muda+gambar

      Bangsa Indonesia sangat berharap akan lahirnya sosok pemimpin muda ideal yang lahir dari rahim bangsanya sendiri. Karakter pemimpin muda ideal menurut Dr. Roeslan Abdulgani harus memiliki kelebihan dalam 3 hal dari orang-orang yang dipimpinnya : “ pertama, Kelebihan dalam bidang ratio, artinya seseorang pemimpin harus memiliki pengetahuan tentang tujuan dan asas organisasi yang dipimpinnya. Memiliki pengetahuan tentang cara-cara untuk menjalankan organisasi secara efisien. Dan dapat memberikan keyakinan kepada orang-orang yang dipimpin ke arah berhasilnya tujuan. Kedua, kelebihan dalam bidang rohaniah. artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat-sifat yang memancarkan keluhuran budi, ketinggian moral, dan kesederhanaan watak. Ketiga,kelebihan dalam bidang lahiriah/jasmaniah. artinya dengan kelebihan ketahanan jasmaniah ini seorang pemimpin akan mampu memberikan contoh semangat dan prestasi kerja sehari-hari yang baik kepada orang-orang yang dipimpin.

      Menurut Islam, karakter pemimpin muda ideal adalah pemimpin yang pemikiran, sikap dan perilakunya Qur’ani dan rabbani  serta memiliki daya dorong dan daya juang yang tinggi untuk mewujudkan kebajikan. Oleh karena itu, seorang pemimpin muda ideal yang berkarakter senantiasa menempa dirinya untuk melakukan tindakan-tindakan nyata yang berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Sosok pemimpin nyata yang berkarakter  ada dalam Islam dan ini bisa diteladani oleh para pemuda sekarang. Kehebatannya telah diakui oleh seluruh dunia, beliau adalah Nabi Muhammad SAW . Pemimpin dengan 4 karakter berikut :
 Pertama, shiddiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tetapi perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Sangat berbeda  dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan  kata-katanya  manis, namun perbuatannya tidak sejalan  dengan apa yang keluar dari lisannya.
Kedua, Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya. Jika suatu urusan diserahkan kepadanya, maka pemimpin tersebut akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya serta menjalankan kepemimpinannya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pemimpin seperti ini sangat sulit ditemukan pada era sekarang.
Ketiga, tabligh artinya menyampaikan.. Pemimpin yang tabligh adalah pemimpin yang dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya dia bersedia menerima kritikan dari siapapun, berkomunikasi dengan masyarakat serta dapat mengatasi permasalahan yang terjadi. Bukan pemimpin yang ketika ada masalah hanya bisa saling menyalahkan dan saling menyudutkan.
Keempat, fathanah artinya cerdas. Pemimpin yang cerdas akan mampu menjalankan tugas-tugas kepemimpinan secara baik dengan kapasitas intelektual yang dimiliki. Tidak hanya kecerdasan intelektual tapi disertai dengan kecerdasan emosional, spiritual dan sosial. Selain itu, pemimpin yang mengerti agama sehingga kecerdasan yang dimilikinya menyangkut akal dan qalbunya.
Hasil gambar untuk pemimpin berkarakter jujur, amanah, cerdas+gambar
Seperti itulah gambaran pemimpin muda ideal harapan masyarakat yang sangat ditunggu kehadiran dan kontribusinya untuk perbaikan masyarakat Indonesia saat ini . Upaya untuk  mencetak pemimpin muda ideal yang berkarakter tersebut juga sudah dilakukan baik melalui kegiatan seminar maupun pelatihan-pelatihan dengan tema kepemimpinan. Tapi itu bukanlah  satu-satunya solusi, dukungan dari berbagai pihak juga pembenahan aspek-aspek lain turut membantu pembentukan pemimpin muda ideal yang berkarakter tersebut.
Oleh karena itu, Sebagai pemuda sudah seharusnya mulai dari sekarang membiasakan hidup sederhana, jujur, adil dan amanah dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk karakter diri  yang lebih baik sehingga di masa depan akan muncul jiwa-jiwa pemimpin yang berkarakter pemimpin ideal dan siap menjadi pemimpin muda ideal yang berkontribusi dan bekerja untuk rakyat. Dengan demikian cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi lebih baik bisa segera tercapai.


DAFTAR PUSTAKA
http://agusnizami.com/2011/10/24/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/









Generasi Ekonomi Islam . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates